Chevrolet Trax Premier Meluncur, Berikut Perbedaannya

Chevrolet Indonesia hari ini memperkenalkan pilihan warna dan nama varian baru pada Chevrolet Trax untuk pasar Indonesia, yaitu Chevrolet Trax Premier dengan warna Coppertino.

“Kami berharap tren warna terbaru Coppertino dengan nuansa tembaga ini dapat menjadi pilihan menarik dan berbeda,” ujar Yuniadi Haksono Hartono, External Affairs & Communications Director, GM Indonesia.

Menurut Chevrolet, pilihan warna mobil menjadi cara bagi para pelanggan dalam mengekspresikan semangat, kepribadian, dan kegemaran. Mayoritas individu sering mengaitkan warna dengan momen-momen tertentu yang terjadi dalam hidup mereka. Warna copper (tembaga) dapat diasosiasikan dengan passion (hasrat), friendship (persahabatan), dan love (kasih sayang).

Donald Rachmat, General Director GM Indonesia, mengungkapkan “Chevrolet Trax Premier merupakan nama varian terbaru yang sebelumnya dikenal dengan nama Chevrolet Trax LTZ dan merupakan varian tertinggi dari dua trim yang tersedia. Warna baru Coppertino merupakan salah satu langkah kami untuk memperluas pilihan bagi konsumen yang selama ini telah memberikan sambutan baik kepada Chevrolet Trax.”

Melengkapi tujuh varian warna lainnya, Chevrolet Trax Premier dengan warna Coppertino, akan mulai tersedia pada pertengahan Maret 2018 dengan harga Rp 314 on the road Jakarta.

Setelah diperkenalkan pada April 2017 lalu, Chevrolet Indonesia mengajak Liputan6.com untuk menguji ketangguhan dari pikap double cabin miliknya, yaitu Chevrolet Colorado. Pengujian ini berlokasi di trek offroad buatan di kawasan Desa Pelangi, Sentul, Jawa Barat.

Chevrolet Indonesia menyediakan dua varian dari Colorado, yaitu Colorado LT dan Colorado High Country. Meskipun keduanya memiliki wujud yang sama, karakteristiknya sangat berbeda. Perbedaannya terletak pada mesin yang diadopsi, sistem transmisi, dan juga fitur-fitur yang dimiliki.

Colorado LT mengadopsi mesin 2,5 liter Duramax berteknologi Fixed Geometry Turbo (FGT). Mesin tersebut menghasilkan tenaga 160 Tk pada 3.600 rpm dengan torsi puncak 380 Nm pada 2.000 rpm. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda melalui transmisi manual 6-percepatan. Kombinasi tersebut menghasilkan kemampuan towing hingga 3 ton.

Colorado High Country sebagai flagship model mengadopsi mesin 2,8 liter Duramax berteknologi Variable Geometry Turbo (VGT) yang menghasilkan tenaga 197 Tk pada 3.600 rpm dengan torsi puncak 500 Nm pada 2.000 rpm. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis 6-percepatan. Karena mesinnya lebih besar dari varian LT, High Country memiliki kemampuan towing hingga 3,5 ton.

Agyo, Mobil Ini Mirip Toyota Yaris

Toyota Aygo merupakan mobil mungil buatan Toyota yang memiliki beberapa kembaran, yaitu Peugeot 108 dan Citroen C1. Meskipun demikian, hanya Aygo yang menunjukkan versi facelift.

Pilihan mesinnya adalah 1,0 liter 3-silinder yang menghasilkan tenaga 72 Tk dengan torsi puncak 93 Nm. Berbeda dengan sebelumnya, mesin ini sudah memenuhi regulasi Euro 6.2, dan dilengkap dengan balance shaft, dual fuel injector system, cooled exhaust gas recirculation (EGR), dan rasio kompresi yang lebih tinggi.

Toyota Agyo

Dilansir Autoevolution, desain keseluruhan menyerupai Toyota Yaris facelift, yang beberapa waktu lalu juga diluncurkan di Indonesia.
Toyota sendiri terinpirasi dari catamaran yacht. Sehingga headlights, gril bagian bawah, spion, dan windshield terlihat mengalir keluar dari bagian wajah.

Pada bagian buritan, desainnya didominasi dengan kaca belakang dipadu dengan stoplamp berbentuk vertikal.

Pada bagian interior, terdapat layar sentuh berukuran 7 inci, lampu ambient, dan peredam tambahan untuk mengurangi suara dari luar mobil. Suara bising tersebut menjadi salah satu masalah yang ditemukan pada Aygo sebelumnya.

Performa akselerasi bukanlah nilai jual dari Toyota Aygo, karena klaim akselerasi 0-100 km/jam membutuhkan waktu 13,8 detik, selain itu mesin 1,2 liter tidak lagi ditawarkan.