Siswa - Siswi yang Belajar Menulis Berita

3 Kaidah dalam Menulis Berita Nasional agar Sesuai Fakta

Apa itu berita? Sebenarnya, secara sederhana berita bisa diartikan sebagai laporan seseorang mengenai fakta. Sedangkan bila ada yang bertanya apa itu berita nasional, artinya adalah laporan seorang wartawan atau jurnalis mengenai fakta secara nasional. Fakta ini sangat besar peranannya dalam sebuah berita.

Dengan adanya fakta yang bagus dan benar, berita tersebut akan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan pendengar atau pembaca. Untuk itulah seorang wartawan dalam menulis sebuah berita harus menyesuaikan dengan kaidah penulisan yang ada. Dengan begitu, berita yang dibuat bisa sampai ke pembaca atau pendengar dengan apa adanya. Apa kaidahnya?

1. Accuracy
Kaidah pertama yang harus diikuti seorang wartawan dalam menulis sebuah berita adalah accuracy atau akurasi. Akurasi ini disebut juga sebagai pondasi dari segala macam penulisan bentuk jurnalistik. Bila seorang penulis ceroboh dalam menulis berita karena tidak memperhatikan hal ini, artinya sama saja ia melakukan pembohongan terhadap khalayak.

Untuk itulah, seorang penulis harus benar-benar menguasai kaidah yang satu ini. Dengan begitu, ia bisa menghasilkan berita yang benar dan tidak melakukan pembodohan dan pembohongan massal. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam kaidah ini. Gunanya, tentu saja agar fakta yang ada bisa dikelola secara benar.

Seorang wartawan haruslah mendapatkan berita yang benar. Maksudnya, ia benar-benar berhadapan dengan sumber berita tersebut. Bukan dari omongan orang lain. Setelah itu, seorang wartawan juga harus melakukan cek ulang terhadap data yang sudah ia peroleh sebelumnya. Salah satu caranya adalah dengan melakukan wawancara pihak beberapa terkait.

Berikutnya, seorang wartawan tidak boleh berspekulasi dengan isu dan desas-desus yang beredar mengenai peristiwa yang ia liput. Seorang wartawan harus bersikap netral dalam menghadapinya. Terakhir, seorang wartawan perlu memastikan semua informasi yang ia peroleh bisa dipertanggungjawabkan kewenangan dan keabsahannya.

2. Balance
Kaidah kedua dalam menulis berita yang harus diketahui seorang wartawan adalah balance atau keseimbangan. Mungkin Anda sering menemukan suatu berita nasional terpercaya di berbagai media yang mengatakan bahwa pihak tertentu lebih baik dari pihak lainnya. Hal ini jelas menyalahi kaidah penulisan suatu berita.

Sebuah berita yang baik haruslah ditulis secara seimbang tanpa menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lainnya. Keseimbangan ini ada bertujuan untuk mengakomodir kedua golongan atau pihak yang bertikai dalam pemberitaan Anda. Dengan begitu, berita tersebut tidak merugikan salah satu pihak dengan menyudutkannya.

Hal ini, dalam dunia jurnalistik disebut juga dengan Both Side Covered yang artinya seorang wartawan memberikan jalan terbaik antara dua belah pihak yang bertikai (bila itu adalah berita mengenai konflik) untuk saling berdamai ataupun memberikan opsi terbaik dalam berita nasional yang ditulis.

3. Clarity
Terakhir adalah clarity atau kejelasan. Faktor ini juga sangat berpengaruh dalam suatu fakta di sebuah berita. Kejelasan ini bisa diukur dari apakah khalayak mengerti isi dan maksud dari berita yang disampaikan. Bukan diukur melalui konteks teknis apalagi alur pemikiran. Inilah pentingnya pemahaman bahasa dan pernyataan tulisan saat membuat suatu berita.

Nah, apakah Anda sudah menerapkan kaidah-kaidah di atas dalam menulis berita nasional? Jika belum, berarti Anda harus belajar lagi. Berita yang baik harus memenuhi semua kaidah tersebut sehingga data dan fakta yang disampaikan tepat sasaran. Dengan menerapkan kaidah ini, berarti Anda juga berhasil menyampaikan berita yang benar dan tidak membohongi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *